堅定蒙召成為主僕Teguhkan Panggilan sebagai Pelayan Tuhan
彼得後書 1:10(和合本)「所以弟兄們,應當更加殷勤,使你們所蒙的恩召和揀選堅定不移。你們若行這幾樣,就永不失腳。」
這段經文是 上帝對每個祂所信任的人來服事祂很重要的呼召,無論是牧者傳道或執事。服事並不只是一個教會中的職位,而是從上帝而來的呼召與信任。
因此,這樣的呼召必須不斷的更加堅定。一位牧者傳道或執事,不足只是積極參與教會的各項事工,更要擁有越來越彰顯基督的生命:忠心、謙卑、負責任、值得信任、愛會友,並且在言語和行為上成為眾人的榜樣。
服事也不應當建立在職位所帶來的榮譽之上。職位有一天可能會結束,但是活著成為眾人祝福的呼召必須持續活出來。當以正確的心態來服事時,當受到不被尊重時不輕易失望,也不輕易退縮,也更不會因為教會中的問題而容易跌倒。
彼得說:「應當更加殷勤。」意味著蒙召必須要以殷勤好好維持。無論是牧者傳道或執事,都需要不斷建立自己的屬靈生命,持守正直與誠信,學習用愛心服事,並且雖然服事的道路並不容易,仍然忠心於上帝。
願每一位已經領受服事的信任 ,都能向主禱告說:「主啊,求祢堅定我的呼召。願我的職分不成為我的驕傲,而成為我服事與榮耀祢的機會。」
2 Petrus 1:10 (TB)
“Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.”
Ayat ini merupakan panggilan yang sangat penting bagi setiap orang yang dipercayakan Tuhan untuk melayani-Nya, baik sebagai hamba Tuhan maupun majelis. Pelayanan bukan sekadar jabatan dalam gereja, melainkan sebuah panggilan dan kepercayaan dari Tuhan.
Karena itu, panggilan tersebut harus terus diteguhkan. Seorang hamba Tuhan maupun majelis tidak cukup hanya aktif dalam kegiatan gereja, tetapi harus memiliki kehidupan yang semakin mencerminkan Kristus: setia, rendah hati, bertanggung jawab, dapat dipercaya, mengasihi jemaat, dan menjadi teladan dalam perkataan maupun perbuatan.
Pelayanan juga tidak boleh bergantung pada kehormatan jabatan. Jabatan dapat berakhir, tetapi panggilan Tuhan untuk hidup menjadi berkat tetap harus dijalankan. Ketika pelayanan dilakukan dengan hati yang benar, kita tidak mudah kecewa ketika tidak dihargai, tidak mudah mundur ketika menghadapi kesulitan, dan tidak mudah tersandung karena persoalan dalam gereja.
Petrus berkata, “berusahalah sungguh-sungguh.” Artinya, panggilan harus dipelihara dengan kesungguhan. Baik hamba Tuhan maupun majelis perlu terus membangun kehidupan rohani, menjaga integritas, belajar melayani dengan kasih, dan setia kepada Tuhan sekalipun pelayanan tidak selalu mudah.
Kiranya setiap kita yang telah menerima kepercayaan untuk melayani dapat berkata: “Tuhan, teguhkan panggilanku. Biarlah jabatanku bukan menjadi kebanggaan, tetapi menjadi kesempatan untuk melayani dan memuliakan nama-Mu.”
