靈修 Renungan 21052026
懼怕人的,陷入網羅;惟有倚靠耶和華的,必得安穩。(箴言29:25)
“Takut kepada orang mendatangkan jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi” (Amsal 29:25)
《箴言》29:25 教導我們,怕人會成為網羅。當一個人活著只是不斷想討好別人時,就很容易失去行真理的勇氣。我們會漸漸依賴人的稱讚、接納與評價。然而,上帝的話語說,信靠耶和華的人必得保護,因為他的人生一靠在永不改變的上帝。
Kitab Amsal 29:25 mengajarkan bahwa takut kepada manusia dapat menjadi jerat. Saat hidup hanya berusaha menyenangkan orang lain, kita mudah kehilangan keberanian untuk melakukan kebenaran. Kita menjadi bergantung pada pujian, penerimaan, dan penilaian manusia. Namun firman Tuhan berkata bahwa orang yang percaya kepada Tuhan akan dilindungi, sebab hidupnya bersandar pada Allah yang tidak berubah.
信靠上帝並不代表拒絕上帝所設立的權柄。我們仍然要尊重父母、老師、政府、教會領袖,以及一切正當的權柄。但我們生命真正的盼望與方向,仍然是以上帝為中心,而不是以人為中心。當人心敬畏上帝時,就能夠有力量活出正直的生命,即使不一定得到所有人的認同。
Percaya kepada Tuhan bukan berarti menolak otoritas yang Tuhan tetapkan. Kita tetap menghormati orang tua, guru, pemerintah, pemimpin gereja, dan setiap otoritas yang benar. Tetapi pusat pengharapan dan arah hidup kita tetap Tuhan, bukan manusia. Ketika hati takut akan Tuhan, kita dimampukan untuk hidup benar sekalipun tidak selalu disetujui orang lain.
